
Buku “Nanda Widya: Belajar Bekerja Sepenuh Hati” adalah buku biografi Nanda Widya, profesional sekaligus wirausaha dalam bidang properti. Buku ini dilengkapi dengan testimoni 53 orang dari berbagai kalangan tentang sosok Nanda Widya.
Bab Satu memuat kisah masa kecil Nanda Widya yang aktif dalam kegiatan Pramuka — yang membentuk karakter dan pribadinya yang berdisiplin tinggi, dipercaya, setia, sopan, dan senang membantu orang lain. Bab Dua menceritakan masa remaja dan masa muda Nanda di SMA Negeri IV Jakarta dan sebagai mahasiswa Fakultas Teknik (Sipil) Universitas Indonesia.
Bab Tiga menceritakan kisah Nanda Widya sebagai profesional ketika bergabung dengan Metropolitan Development pada 1981, dan memulai kariernya sebagai kepala departemen teknik. Nanda diserahi tanggung jawab sebagai project officer dan project manager pembangunan Gedung BRI, Gedung BNI, Hotel Horison Bandung dan Horison Hanoi di Vietnam. Kariernya melesat cepat. Pada 1988, Nanda menjabat sebagai Direktur Eksekutif.
Pada 1994, Nanda Widya ikut mendirikan Metropolitan Land, memulainya dengan empat proyek, yaitu Metropolitan Mall Bekasi, Hotel Horison Bekasi, proyek perumahan Metland Puri dan Metland Menteng. Selain mencari pinjaman bank. Nanda juga mencari dana melalui convertible bonds pada 1996. Nanda kemudian membawa IPO Metland pada 2011. Ini dipaparkan di Bab Empat.
Bab Lima mengungkapkan cinta “Metlanders” kepada Nanda Widya. Presiden Direktur Anhar Sudradjat dan semua direksi PT Metropolitan Land Tbk., sampai karyawan Metland mengungkapkan rasa cinta mereka kepada Nanda.
Bab Enam menceritakan aktivitasnya di bidang sosial. Nanda mendirikan Yayasan Metropolitan Peduli (YMP) pada tahun 2000 setelah terinspirasi dari Master Cheng Yen (pendiri Tzu Chi) dan ibu kembar Rossy dan Rian. Nanda juga mendirikan Metland School, dan aktif di Yayasan Tarumanagara sebagai anggota Dewan Pembina. Pada 16 September 2026, Nanda Widya bersama sejumlah orang dari negara lain menerima “Global Love of Lives Award” dari salah satu yayasan sosial di Taiwan.
Peringatan Hari Raya Waisak Mei 1978 di vihara Arya Dwipa Arama di kawasan TMII, Jakarta Timur menjadi momen paling berkesan dalam hidup Nanda Widya. Saat itu Nanda kehilangan sepatu di vihara, tetapi akhirnya dia malah mendapatkan istri, yaitu Poppy Tankilisan. Bab Tujuh juga mengisahkan Nanda membangun perusahaan keluarga pada 2014 bernama Harmoni.
Buku ini tak sekadar mengisahkan perjalanan hidup Nanda Widya, tetapi juga menguraikan tentang gaya kepemimpinan dan kepedulian sosialnya. Nanda memiliki kombinasi langka: seorang pebisnis tepercaya yang memiliki jiwa sosial tinggi. Buku ini layak dibaca oleh siapa saja.
Penulis buku ini adalah Robert Adhi Ksp — sebagian besar bukunya bergenre biografi, dan sebagian lagi tentang sejarah perusahaan. Buku-buku bertema properti yang ditulis Robert Adhi Ksp sejauh ini adalah “Rahasia Sukses Pengusaha Properti” (Bhuana Ilmu Populer, 2011), “Tanto Kurniawan: Cash Flow is King – Pembangunan Jaya – Paramount – Jababeka” (Bhuana Ilmu Populer, 2016), “Membangun Indonesia Melalui Industri Properti” (Pustaka KSP Kreatif, 2023), “Bersyukur, Berkarya, Berbagi – 30 Tahun Metland” (Pustaka KSP Kreatif, 2024), “26 Kisah Inspiratif Pemimpin Industri Properti – Dari Pengembang sampai Industri Pendukung” (Pustaka KSP Kreatif, 2025), “40 Tahun Gapuraprima Berkarya Mewarnai Negeri” (Pustaka KSP Kreatif, 2025), dan “Nanda Widya – Belajar Bekerja Sepenuh Hati” (Pustaka KSP Kreatif, 2026).
